Kuningan – Alhamdulillah kontingen Taekwondo Kab. Kuningan yg mengirimkan 15 Taekwondoin,, berhasil meraih 4 Perak dan 7 Perunggu. Pertandingan yang dilaksanakan pada hari Minggu tangal 4 Desember 2011 diikuti tingkat pelajar mulai SD sampai dengan SMA dengan jumlah persertakurang lebih 200 atlit dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Hasil Kejuaraan Dharma Ayu Cup Indramau 2011
Posted: 08/12/2011 in Kejurda TaekwondoTag:Dharma Ayu Cup Indramau 2011
Taekwondo ber-Jilbab ? siapa takut
Posted: 29/07/2011 in It's TaekwondoTag:Taekwondo ber-Jilbab ? siapa takut
Foto menunjukkan Seyed Javad Elham (tengah) berpose dengan tim Taekwondo di Montreal mengenakan jilbab olahraga, dia mendesign baju untuk memungkinkan gadis-gadis muda dari tim Taekwondo muslim untuk mengambil bagian dalam kompetisi olah raga Taekwondo. – Foto AFPThis slideshow requires JavaScript.
Hasil Kejurwil Pantura Bekasi
Posted: 26/07/2011 in Kejurda TaekwondoTag:Hasil Kejurwil Pantura Bekasi
Hasil Kejurwil Utara Pantura Bekasi 2011 (Sabtu-Minggu 16-17 Juli 2011) di GOR Tambun Bekasi :
|
NO |
N A M A |
KELAS |
PEROLEHAN MEDALI |
K E T |
||
|
EMAS |
PERAK |
PERUNGGU |
||||
|
1 |
VERDYAN GADI GOMEZ
(SDN 1 KNG) |
Under 25 |
- |
- |
- |
Pra Junior |
|
2 |
MOH. RIZQI
(SDN 1 CIPORANG) |
Under 32 |
- |
- |
1 |
sda |
|
3 |
HANI NURAINI
(SMPN 2 KNG) |
Under 39 |
- |
1 |
- |
sda |
|
4 |
SYEKH IHZA HABIBIE
(PONTREN KHUSNUL KHOTIMAH) |
Under 55 |
- |
- |
- |
Junior |
|
5 |
BARA ADITYA RAYANA
(SMAN 1 KNG) |
Under 48 |
- |
- |
- |
Sda |
|
6 |
RIGA RACHMAWATI
(SMAN 3 KNG) |
Under 46 |
- |
- |
- |
sda |
|
|
J U M L A H |
- |
1 |
1 |
|
|
Kontingen Kab. Kuningan mengirimkan 6 Atlit dan 2 Official. Alhamdulillah pelaksanaan Kejurwil berjalan aman dan lancar.

Ketua Pengcab T.I. Kab. Kuningan Drs. HM. Ridwan Setyawan, M.Si. didampingi Ketua 1 Drs. Gunawan berfoto bersama Tim Official dan Atlit yang akan berangkat menuju Kota Tasik
Kuningan – Alhamdulillah pelaksanaan Kejurda Tasik Open 3 di Kota Tasikmalaya hari Sabtu dan Minggu tanggal 23 & 24 April 2011 berjalan lancar. Dojang Ewangga Taekwondo Training Center (ETTC) meraih 2 perak 1 perunggu. Perak diraih masing-masing oleh Taekwondoin Bara Rayana di kelas U-45 Pa SMA (asal SMAN 1 Kng) dan Muhammad Rizki kelas U-32 Pa SD 4-6 (SDN 1 Ciporang), sedangkan Adlan Raynaldo meraih Perunggu di kelas U-73 Pa SMA (SMAN 2 Kng). Atas nama Pengcab T.I. Kab. Kuningan menghaturkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar Taekwondo Kab. Kuningan khususnya KONI Kab. Kuningan da seluruh pengurus taekwondo Kab. Kuningan yang telah memberikan dukungan moril maupun Materil semoga kami kedepan bisa lebih baik lagi. amin.
UKT periode I bulan Maret 2011
Posted: 07/03/2011 in Ujian Kenaikan TingkatTag:UKT periode I bulan Maret 2011
Alhamdulillah, Ujian Kenaikan Tingkat/Geup Taekwondo Kabupaten Kuningan pada hari Minggu di GOR Ewangga berjalan sukses dan lancar. Sebanyak 74 Taekwondoin dari Unit ETTC, Pontren Khusnul Khotimah dan Pontren Al Multazam mengikuti giat UKT, hadir pada saat pembukaan Pengurus taekwondo Kab. Kuningan yaitu Ketua I Bapak Gunawan dan Ketua II Bapak H. Dudi. Tim Penguji kali ini dari Bandung Sabeum Benny dan Sabeum Nita.
Cara melatih Latihan Kecepatan Gerak Dalam Taekwondo ( Speed )
Posted: 04/10/2010 in belajar speedTag:Cara melatih Latihan Kecepatan Gerak Dalam Taekwondo ( Speed )
Speed/ kecepatan merupakan salah satu komponen yang paling penting di taekwondo, semakin cepat tendangan seseorang akan semakin mudah dalam mencari point dalam bertanding.
Kecepatan gerak dalam olah raga taekwondo ( di pertandingan ) membutuhkan komponen agility dan quicknes tersebut. sedangkan dalam proses latihannya, cabang olah raga ini membutuhkan kecepatan gerak juga dalam bentuk speed. konsep dasar ;atihan ini terletak pada prinsip bahwa “beban luar” boleh beda, tetapi beban dalam harus sama.
berikut ini merupakan bagian-bagian kemampuan kecepatan yang dibutuhkan di dalam taekwondo:
Kecepatan Reaksi:
A. Reaksi sederhana
B. Reaksi pilihan
Kecepatan:
Asiklis Maksimal
A. Kecepatan Aksi
B. Kecepatan Gerak
Kecepatan Siklis maksimal
A. Kecepatan koordinasi
B. Kecepatan Dasar
C. Kecepatan Sprint Maksimal
D. Frekuensi Gerak
E. Kecepatan Gerak ke Depan.
bentuk-bentuk latihan / metode dalam Latihan Kecepatan (S-A-Q)
1. SPEED
latihan untuk meningkatkan frekuensi langkah (contoh innervasi, the ABC run, dan running mechanic) dan panjang langkah (contoh meningkatkan kekuatan maksimal, kekuatan kecepatan serta strength dynamic)
2.AGILITY
Latihan latihan kelincahan seperti zig zag, boomerang, shuttle run, dan obstacle run
3. QUICKNESS
Kecepatan gerak aksi (tanpa stimulus) atau kecepatan reaksi, reaksi optik akustik taktil (seperti gerak menendang, memukul, duduk berdiri, tidur berdiri, dan gerak dengan berbagai posisi, baik yang diawali dengan stimulus maupun tanpa stimulus. from budi-boy
PENGUMUMAN
MULAI HARI RABU TANGGAL 4 SEPTEMBER 2010 LATIHAN TAEKWONDO UNIT ETTC DILIBURKAN DALAM RANGKA IDUL FITRI 1431 H. DAN KEMBALI LATIHAN HARI SABTU TANGGAL 18 SEPTEMBER 2010 DEMIKIAN UNTUK MENJADI MAKLUM
GOR – Dalam rangka memupuk kebersamaan sekaligus acara penyerahan sabuk, pada hari Rabu dilaksanakan acara Buka Puasa Bersama yg dilakukan Unit Latihan Ewangga Taekwondo Training Center (ETTC) di Gor Ewangga Kuningan. Acara dimulai dengan sambutan dari Pengurus Taekwondo Cabang Kab. Kuningan yg diwakili oleh Sabeum John Raharja. dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa bangga kpd seluruh taekwondo-in yg telah berhasil melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat dengan baik bahkan dari Unit ETTC ada yg berhasil “double promotion” (kenaikan dua tingkat) sebanyak 4 orang dan dari Khusnul 2 orang, ini tentu membanggakan dan prestasi tersendiri bagi Pengcab TI Kab. Kuningan, terutama kpd para pelatih yg telah berupaya maksimal memberikan materi kpd para taekwondo-in. Setelah sambutan dilanjutkan dengan penyerahan Sabuk secara simbolis oleh Sekretaris Pengcab TI Kab. Kuningan dilanjutkan pemasangan sabuk baru oleh pelatih Sabeum Doni Yuda.
Selesai acara pelepasan dan pemasangan sabuk dilakukan latihan ringan sparring target sambil menunggu waktu berbuka.
Akhirnya waktu berbuka telah tiba ….
MARHABAN YAA… RAMADHAN 1431 H.
Posted: 13/08/2010 in Bulan Suci RamadhanTag:MARHABAN YAA... RAMADHAN 1431 H.
MARHABAN YAA… RAMADHAN 1431 H.
Semoga dengan mempersiapkan diri kita secara baik dan merencanakan aktifitas dan ibadah-ibadah dengan ihlas, serta berniat “liwajhillah wa limardlatillah”, karena Allah dan karena mencari
ridha Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu “sa’adatud-daarain” kebahagiaan dunia dan akhirat.
Semoga kita bisa mengisi Ramadhan tidak hanya dengan kuantitas harinya, namun lebih dari pada itu kita juga memperhatikan kualitas shaum kita.
ATAS NAMA PELATIH & PENGURUS CABANG TAEKWONDO KAB. KUNINGAN MENGUCAPKAN :
” SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH SHAUM, SEMOGA ALLAH SWT SELALU MELIMPAHKAN MAGHFIROH DAN RAHMAT-NYA KEPADA KITA SEMUA…AMIN… “
Pelaksanaan UKT Pengcab Kab. Kuningan
Posted: 08/08/2010 in Ujian Kenaikan TingkatTag:Ujian Kenaikan Tingkat/Geup Taekwondo Kab. Kuningan
GOR Ewangga – Alhamdulillah pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat/Geup Taekwondo Pengcab Kab. Kuningan pada hari ini Minggu (8/8) telah selesai dilaksanakan. Ujian yang dimulai pukul 09.00 Wib diikuti oleh 45 Taekwondo-in dari Unit Ewangga Taekwondo Training Center (ETTC) dan Unit Pontren Husnul Khotimah. Menurut Tim Penguji Sabeum Nim Agus Rolex, pelaksanaan UKT kali ini banyak peningkatan terutama dari segi kualitas dan penilaian positif ini agar dipertahankan sehingga kedepan akan lebih baik lagi.
Dalam UKT kali ini ada 5 orang yang mendapatkan Double Promotion atau kenaikan 2 tingkat, 4 dari Geup 10/putih dan 1 orang dari Geup 5/Biru atas nama Riga, kenaikan 2 tingkat ini adalah kebanggaan buah dari kedisiplinan dan ketekunan dalam berlatih semoga dapat menjadi pelecut buat taekwond-in lainnya untuk lebig baik lagi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu atas kelancaran pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat/Geup Taekwondo Pengcab Kab. Kuningan.
Pengenalan Taekwondo di Pontren Husnul Khotimah
Posted: 23/07/2010 in Pengenalan TaekwondoTag:Pengenalan Taekwondo di Pontren Khusnul Khotimah
Kuningan – Alhamdulillah, kemarin hari Kamis (22/07) telah dilaksanakan pengenalan Taekwondo di Pondok Pesantren Modern Husnul Khotimah Manis Kidul Jalaksana Kuningan. Acara yang digelar oleh OSAKA (OSIS) dlm rangka pengenalan seluruh Ekskul di Pontren Husnul Khotimah di mulai dari pagi, dan Ekskul Taekwondo kebetulan dapat giliran sore hari mulai pukul 16.30 Wib.
Pelaksanaan Demo berjalan lancar dan meriah dimulai dengan pengenalan secara umum tentang Taekwondo kemudian dilanjutkan dengan praktek Kyorugi, Sparring Target dan di akhiri dengan Tehnik tendangan yg diperagakan oleh sabeum Doni.
Di akhir acara Sabeum Doni yg juga sebagai anggota Polri di Polres Kuningan memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para Santri yaitu tentang Bahaya Narkoba, Pergaulan Bebas dan Kenakalan Remaja. Semoga kehadiran Taekwondo di Pontren Khusnul membawa kemaslahatan bagi Pontren, Santri maupun bagi Kami dari Pengurus Cabang Taekwondo Kab. Kuningan. Amin
PENGUMUMAN
PELAKSANAAN UJIAN KENAIKAN TINGKAT
TAEKWONDO KAB. KUNINGAN
Dengan ini diberitahukan kepada seluruh anggota Taekwondo Kab. Kuningan baik Unit Ewangga Taekwondo Training Center (ETTC) dan Unit Pontren Khusnul Khotimah, bahwa pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) akan dilaksanakan pada :
- Hari : Minggu
- Tanggal : 8 Agustus 2010
- Tempat : GOR Ewangga mulai pukul 10.00 Wib.
Untuk itu kepada seluruh Taekwondo-in agar mempersiapkan diri.
Cat : Untuk Formulir Pendaftaran dan Biaya UKT, dikumpulkan paling lambat hari Sabtu tanggal 24 Juli 2010.
Demikian untuk menjadi maklum.
Ttd.
Sabeum Doni
Pengenalan Taekwondo di SMANTIKA
Posted: 15/07/2010 in Pengenalan Taekwondo di SMANTIKATag:Pengenalan Taekwondo di SMANTIKA
Kuningan – Alhamdulillah pelaksanaan pengenalan Taekwondo di SMAN 3 Kuningan berjalan dengan lancar. Demo yang dilaksanakan pada masa MOS hari ini Kamis (15/07) bertempat di Lapangan Upacara SMAN 3 Kuningan, dimulai pukul 10.30 Wib. Semua dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan dari Kepala Sekolah dan Guru-guru dilingkungan Smantika, juga dari Ketua OSIS dan ‘rengrengannya’ semoga ini menjadi ajang silaturahim dan berkelanjutan dikemudian hari. Amin
Sang Fenomenal Ariel akhirnya angkat bicara. Disela istirahatnya Dia terlihat di sebuah warung, raut mukanya terlihat kuyu dan letih, sesekali menyeka keringatnya dengan handuk yang biasa di bawa saat latihan. Kakinya diselonjorkan karena tidak kuat menahan rasa cape dan pegal setelah di genjot terus selama hampir 2 jam full.
“Kenapa bisa sampai begitu ?” Tanyaku pelan, karena memang sudah lama saya mengenalnya.
“Entahlah… Sulit dijelaskan…” Desahnya, pelan sekali.
“Bener ga sih…” Tanyaku terhenti oleh suara motor yang kencang.
wreeennnnnngggggggg…!
“Apakah, ada orang yang sentimen padamu, bro?” Tanyaku hati-hati karena percaya, dalam kondisi cape dan frustasi siapa saja bisa sangat sensitif.
“Atau…ada penyebab lain yangmembuat iri padamu, dan… dia mencari berbagai cara untuk menjatuhkan engkau…”
“Tidak juga…”
“Terus…?” Kejarku.
“Hufffffffff … !” Ia menarik nafas panjang, sambil menerawang….
“Iya, aku merasa ini kekeliruan dan kesalahan terbesarku. Masak, baru 2 jam latihan aku sudah merasa lemas dan capek…kaki ku langsung pada pegal dan linu …
“Yaaa…h ariel…ariel… Kamu kan udah lama ga Latihan Taekwondo, jadi ya seperti ini, kaki pada pegal dan cepet capek !!!
Akhirnya Aku yang melatih ariel ga kuasa melihat wajahnya yang pucat, Aku putuskan latihan dihentikan, karena melihat begitu banyak orang yang kecewa dengan cerita ini ………….
Sekedar berbagi … keep smile…
Tim Taekwondo Kuningan untuk Porda XI Jabar 2010
Posted: 29/04/2010 in PordaTag:Tim Taekwondo Kuningan
Test Fisik Atlit Taekwondo Kuningan
Posted: 26/04/2010 in Test FisikTag:Test Fisik Atlit Taekwondo Kuningan
Kuningan – Pada hari Sabtu (24/04) di Komplek Stadion Mashud Wisnusaputra telah dilaksanakan test fisik oleh KONI Kab. Kuningan kepada Atlit Taekwondo Kuningan yang dipersiapkan untuk mengikuti Porda XI Jabar 2010. Semua Atlit dapat mengikuti seluruh test yang dilakukan oleh Tim dari KONI kecuali satu atlit atas nama Raymond tidak dapat mengikuti beberapa test dikarenakan masih mengalami cedera dibagian lutut, dan yang bersangkutan sudah menunjukan hasil rontgen lutut kepada Tim penguji, namun demikian Raymond masih bisa turun di Porda nanti dikarenakan cidera yang diderita tidak begitu parah dan akan sembuh dalam beberapa minggu kedepan.
PENDAFTARAN DIMULAI TANGGAL 03 MEI S.D 07 JUNI 2010
DI JAJARAN POLDA SELURUH INDONESIA
“TIDAK DIPUNGUT BIAYA”
Persyaratan : Klik DISINI
Kuningan – Untuk meraih kondisi puncak atlit, Taekwondo Kuningan mulai melakukan TC yang bertempat di GOR Ewangga. Meskipun dengan kondisi Sar Pras yang menghawatirkan TC tetap berjalan dengan penuh semangat sesuai dengan program latihan yang telah dibuat oleh pelatih. TC memasuki tahap persiapan khusus karena sebentar lagi akan mengikuti Kejurda sebelum nantinya persiapan untuk Porda XI. Materi yang diberikan meliputi Latihan Fisik ; Hari Senin, Selasa dan kamis latihan khusus Daya tahan, Kekuatan serta Speed, untuk Rabu Sparring Target dan Sabtu Hogoo Practic. semoga dengan latihan yang terprogram Atlit Taekwondo Kuningan bisa meraih hasil maksimal pada Kejurda Yunior dan Porda XI Jabar. Amin …
Kuningan – Setelah ada kepastian berangkat menuju Porda XI Jabar 2010. Tim Taekwondo Kuningan siap menatap Porda XI Jabar 2010. Taekwondo Kuningan mulai melakukan TC secara intens setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Sebelumnya pelatih Sabeum Doni diberangkatkan untuk mengikuti Pembekalan Pelatih Porda Jabar selama 3 (tiga) hari di Gedung KONI Jabar Bandung dan ini menjadi bekal para pelatih Taekwondo Kuningan dalam rangka menambah wawasan pengetahuan tehnik baik tehnik latihan fisik maupun tehnik sparring, oleh-oleh yang sangat berharga karena dibimbing oleh instruktur nomor wahid semua, seperti DR. Dikdik Zapar dari KOI (Komite Olimpiade Indonesia) yang memberi materi Pemrograman Latihan Fisik berikut prakteknya, Mr. Oh Il Nam dari Korea semua tentu mengenal dengan Master satu ini hampir 16 tahun melatih Tim Nas Taekwondo Indonesia, untuk Sports Management ada Mr. Greg, Phd dari Australia di dampingi oleh Tb. Ade Lukman dari PBTI dan untuk perwasitan hadir Tb. Indra Zuhri ketua Komisi Perwasitan PBTI, dan terimakasih kepada Ketua Pengda TI Jabar yang telah menyelenggarakan pembekalan pelatih Porda ini secara Gratis, semoga Taekwondo Jabar makin edun…
Attention Deficit Disorder in the Dojang
Posted: 14/01/2010 in It's TaekwondoTag:Attention Deficit Disorder in the Dojang

Attention Deficit Disorder in the Dojang
by Diana H. Dunlap, Ph.D.
Anak dengan ADD (Attention Deficit Disorder) dikelas Taekwondo – Diana H Dunlap, PHD
Pada beberapa waktu ini berbagai riset telah didedikasikan untuk meng-diagnosis dan menemukan perlakuan yang diperlukan bagi anak dengan masalah ADD. Anak-anak yang didiagnose mengalami ADD cenderung mengalami kesulitan memperhatikan instruksi/petunjuk lisan. Seringkali, anak-anak ini cenderung kehilangan bagian-bagian yang berhubungan dengan tugasnya untuk menyelesaikan atau melaksanakan instruksi bahkan ada kecenderungan menjadi lupa. Beberapa anak-anak dengan ketidakmampuan ini juga menunjukan keadaannya yang sangat aktif secara fisik (hyperaktif) dan/atau perilaku impulsive (meledak : marah dan menangis). Mereka menjadi mudah merasa malu atau panik, menganggu teman lain, mengoceh/ngobrol terus menerus, mengalami kegiatan fisik yang tinggi dan mengalami kesulitan berkegiatan yang perlu mengantri/bergantian. Anak dengan ADD juga ditemukan mengalami kesulitan membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dengan rekan-rekan bermainnya.
Semakin hari semakin bertambah professional yang bergelut didalam penanganan anak dengan ADD atau ADHD yang menyarankan agar anak-anak ini mengikuti program bela diri. Untuk banyak anak ADD, kelas bela diri (dojang) ternyata adalah tempat yang ideal untuk menambah kemampuan berkonsentrasi, mengurangi kebiasaan yang mengganggu, mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan gerak dan termasuk perilaku, memperbaiki kepercayaan diri serta membangun hubungan dengan baik dengan sesama teman.
Sebagai seorang Psikolog sekolah bersertifikat, saya seringkali merekomendasikan Taekwondo untuk anak dengan ADD. Sebagai seorang Instruktur Taekwondo, saya telah melihat banyak anak mengalami banyak kemajuan dalam kemampuan berkonsentrasi dan mengendalikan perilaku. Akhirnya, sebagai seorang Ibu dari seorang anak dengan ADD, saya telah melihat pengaruh dari instruksi-instruksi dalam kelas Taekwondo untuk penanganan kesulitan berkonsentrasi serta masalah perilaku yang dijalankan yang ternyata amat mendukung masalah yang timbul dirumah.
Orangtua dengan anak ADD harus berhati-hati dalam memilih sekolah Taekwondo. Instruktur pada sekolah ini wajib memiliki dan biasa dengan masalah ADD disamping memiliki ketrampilan, pengetahuan dan cara-cara yang baik di kelas ketika bersama anak-anak ini. Para Instruktur ini haruslah secara rutin meningkatkan kemampuannya bahwa kebutuhan setiap individu yang unik dan memastikan bahwa kebutuhan yang diharapkan dari kegiatan ini benar-benar tersedia.
Ukuran satu kelas biasanya 10 sampai 12 pemula adalah jumlah terbaik untuk satu instruktur. Tanda baik juga bisa dilihat jika asisten Instruktur atau calon instrukutr dapat menyediakan pelayanan “1 on 1” ketika diperlukan. Orangtua harus mencari kelas/klub/dojang yang menyatkan disiplin sebagai satu yang paling penting untuk ditegakan namun dengan cara pembentukan atau modifikasi perilaku yang positif. Hal ini tidak untuk mengatakan bahwa seorang Instruktur tidak boleh mendirikan konsenkuensi seperti “push ups” atau koreksi verbal namun lebih penting adalah ketika koreksi diperlukan maka dukungan atas satu usaha/kemajuan harus juga dirasakan oleh anak. Konsistensi juga adalah komponen kunci lain yang diperlukan dalam penanganan anak ADD.Anak ADD cenderung merespon lebih baik ketika mereka mereka mengetahui apa yang diinginkan dan kapan harus melaksanakan instruksi.
Peran Orangtua
Ada beberapa cara dapat dikerjakan oleh orangtua dengan anak dengan masalah ADD untuk mendapatkan hasil yang positif dari pengalamannya berlatih di dojang.
Yang pertama adalah : hadirlah bersama anak anda secara periodik. Jangan menghukum anak yang mengaitkannya dengan kelas taekwondo . Saya sering mendengar orangtua berkomentar seperti : “jika kamu melakukan lagi perilaku buruk itu – kamu tidak akan saya ijinkan latihan Taekwondo”. Perlu dimengerti bahwa tujuan utama kelas Taekwondo bagi anak adalah membangun disiplin diri dan hormat- tidak ada alasan untuk menggunakan tindakan ini sebagai hukuman.
Selanjutnya adalah konsisten untuk membiasakan anak dalam memenuhi jadwal yang ada. Memilih hari dan membuat jadwal untuk mengikuti latihan Taekwondo serta – kemudian – membiasakannya untuk memenuhi jadwal tersebut akan membiasakan anak untuk disiplin waktu. Pada hari latihan, misalnya, daripada menanyakan apakah anak kita mau atau tidak untuk latihan sebaiknya anda mempersiapkan segala yang mungkin diperlukannya atau barang-barang yang perlu dibawanya ke dojang. Bantuan anda diperlukan untuk menyimpan baju latihan dan peralatan lainnya. Jaga agar baju latihannya bersih dan masih layak dipakai. Jika perlu belilah satu yang baru untuk cadangan.
Tunjukan dukungan anda kepada pelatih anak kita – jangan ragu untuk menanyakan saran tentang cara menegakan disiplin pada mereka –tentu saja pada waktu yang tepat. Kebanyakan Instruktur senang untuk mengatur pertemuan dengan orangtua siswa untuk masalah-masalah khusus yang dihadapi anak kita.
Hargai dan pujilah untuk setiap usaha yang telah diperlihatkannya serta selalu siap untuk membantunya kalau mereka mengalami kesulitan. Dengan cara apapun yang dapat kita kerjakan untuk mendukung pengalaman nya mengikuti latihan Taekwondo dalam hidupnya.
Hasil terbaik dari mengikuti latihan adalah, bahwa Taekwondo tidak saja terbukti meningkat kemampuan fisik semata bagi yang mempelajarinya lebih jauh – juga – latihan ini akan meningkatkan kemampuan berpikir dan semangat hidup. Latihan-latihan Drill yang dibuat dikelas adalah alat yang sangat ampuh untuk menolong anak ADD untuk belajar konsentrasi dengan pikirannya dalam melaksanakan untuk satu tugas disamping meningkatkan kemampuannya berkonsentrasi.
Atlet Taekwondo Kuningan Diliburkan dari Latihan
Posted: 08/01/2010 in PordaTag:Atlet Taekwondo Kuningan Diliburkan dari Latihan
KUNINGAN, (PR).-
Kendati pelaksanaan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jabar tinggal beberapa bulan lagi, empat atlet taekwondo asal Kab. Kuningan yang berhasil lolos pada babak kualifikasi Porda XI Jabar/2010 pada tanggal 11-13 Desember 2009 lalu, malah diliburkan dari latihan.
Hal itu disebabkan keempat atlet taekwondo yang terdiri dari Han Han (kelas -54 kg), Adlan (kelas -80 kg), Anang (kelas -87 kg), dan Raymon (kelas +87 kg) belum mendapat kejelasan dari KONI Kab. Kuningan akan diberangkatkan atau tidaknya ke Porda Jabar.
“Memang idealnya, setelah lolos babak kualifikasi, para atlet harus mengikuti pemusatan latihan tetapi karena belum ada lampu hijau dari KONI, maka diliburkan saja dulu,” ujar Ketua Persatuan Taekwondo Seluruh Indonesia Cabang Kuningan, H.M. Ridwan Setiawan melalui Sekretaris Umum, John Raharja, Kamis (7/1).
Diungkapkan John, pihaknya tidak mau melakukan spekulasi dengan menginstruksikan para atlet untuk mengikuti pemusatan latihan karena selain membutuhkan dana cukup besar, juga jika ternyata KONI Kab. Kuningan tidak jadi menerjunkan atlet taekwondo, maka akan sangat mengecewakan.
Untuk itu, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan hasil rapat evaluasi semua cabang olah raga yang akan dilakukan KONI sesuai dengan hak prerogratif ketua umumnya yang kini dijabat Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda.
“Informasinya, tidak seluruh cabang olah raga yang lolos babak kualifikasi akan diberangkatkan semuanya ke porda, tetapi hanya yang diprediksikan mendapat medali saja karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Kuningan,” katanya.
Menurut pemikiran John, dalam pembentukan atlet-atlet berprestasi tidak bisa langsung instan, melainkan membutuhkan pembinaan-pembinaan secara berjenjang dan komprehensif, sehingga sudah kewajiban KONI untuk melakukan hal tersebut supaya tercipta hubungan harmonis dan sinergis.
Selain itu, perlu juga diperhatikan kebutuhan sarana prasarana latihan baik tempat maupun alat penunjang lainnya serta diperhatikan juga dalam pelaksanaan berbagai event kejuaraan lainnya. Apabila hal itu dapat direalisasikan, maka bisa lahir atlet-atlet andal yang mampu mengharumkan nama daerahnya.
Sementara itu, sumber “PR” di KONI Kab. Kuningan menyebutkan, sampai saat ini masih dalam pembahasan cabang olah raga mana saja yang nantinya akan direkomendasi KONI, ikut diterjunkan di porda. (A-164)***
Sehubungan dengan libur sekolah, maka Latihan Taekwondo di liburkan selama 2 (dua) kali pertemuan
(tanggal 30 Des 2009 dan tanggal 2 Januari 2010)
Kembali latihan hari Rabu Tanggal 6 Januari 2010
Demikian untuk menjadi maklum
Ttd.
Sabeum John & Sabeum Doni
“SELAMAT LIBURAN DAN MERAYAKAN TAHUN BARU 2010″
Alhamdulillah… Akhirnya selesai juga ‘Tiang Sasaran’ / ‘Sparring Target’ buah karya ku. Semuanya dikerjakan dalam 1 (satu) hari, setelah paginya (Sabtu) kumpul-kumpul bahan terus Aku potongin sendiri besinya sesuai ukuran yg direncanakan, siangnya baru Aku bawa ke tukang Las, dan hasilnya ….
Sebuah Maha Karya dariku buat Taekwondo Kuningan
Bahan-bahan :
- Paralon besi 1 ½ inch
- Paralon besi 1 ¼ inch
- Paralon besi ¼ inch
- Letter ‘T’ paralon 1 ½ inch ( 2 buah)
- Per bekas motor 1 buah (dibagi dua) utk memasukan sasaran
- Besi letter ‘L’ 2 meter untuk Alas
- Ban Bekas untuk alas
Babak Kualifikasi Porda Jabar XI yang berlangsung di Sport Hall Upi Bandung. Event yang dilaksanakan pada tanggal 11-13 Desember 2009 ini dalam rangka menyaring atlit-atlit yang akan bertanding di Porda XI tahun 2010.
Tim Taekwondo Kuningan mengirimkan 5 atlit nya pada event ini, dengan target meloloskan semuanya. Dengan kerja keras dari semua pihak, terutama para pengurus, pelatih dan atlit, akhirnya Tim Kuningan berhasil mendapatkan empat tiket untuk bertanding di Porda XI Jabar 2010 mendatang.

Bengong bari jeung tunduh euy !!!

Han Han in Action... Persiapan...persiapan...

Han Han in Action

Kuningan Team

Open Ceremonial

Mr. Oh Il Nam


Kuningan Team
kyorugi ——– (free) sparring
han bun kyorugi ——– one step sparring
doo bun kyorugi ——– two step sparring
sae bun kyorugi ——– three step sparring
bahn ja yu kyorugi ——– semi free sparring
machu oh kyorugi ——– arranged free sparring
jeon ——– round (competition segment)
shihap ——– bout or match
jeum ——– point
shi gan ——– time out
keum bahk ——– out of bounds
kyong go ——– warning
gam jeum ——– deduction of point
shil kyuk ——– disqualification
boo sang ——– injury
seung ——– win
bi kim ——– tie
chung ——– blue
hong ——– red
hin ——– white
jajun bahl ——– use of footwork to dodge a technique
nachugi ——– body evasion by “ducking”
-
Common Phrases: Korean Terminology
ye ————— yes (also “ne”)
anio ————— no
kahm sa hamnida ————— thank you
komap sumnida ————— less formal form of “thank you”
cheon maeneyo ————– you’re welcome (literally “Don’t mention it!”)
cheuk ka hamnida ————— congratulations!
ahnyong hasimnika —— How are you? (literally “Are you well?” )
ahnyong hasayo ———– less formal form of “How are you?”
yoboseyo ——————- hello (used on the phone )
ahnyonghee gasipsiyo ———— good-bye (to the person who is leaving)
ahnyonghee gyesipsiyo ———– good-bye (to the person who is staying)
ahnyonghee gasayo ———– less formal form of “good-bye”
ahnyonghee gyesayo ——————- less formal form of “good-bye”
pangap seumnida ——————- Pleased to meet you!
toh poepkeseoyo ——————- See you later!
eoseo osayo ——————- Welcome!
choesong hamnida ——————- I’m sorry
mian hamnida ——————- less formal form of “I’m sorry!”
shillye hamnida ———- Excuse me!
kwaen chanayo ——————- That’s all right
ahlge seoyo ——————- I understand
moreuge seoyo ——————- I don’t understand
chaemi isseoyo ——————- It is fun (or interesting)!
-
Commands: Korean Terminology
cha ryuht —— attention
choon bi —— ready
bah ro —— return to starting position
dwi uro dorah —— about face
dorah ———— turn
elosoh —— stand
gomahn —— stop (also “mum cho”)
geuk gi hyang ha yoh —— face the flag
jwa woo hyang woo —— face each other
sah bum nim keh —— face instructor/master
sun bae nim keh —— face senior student
simsa kwan nim keh —— face examiner/tester
dobok dahnjung —— fix your uniform
dhee dahnjung —— fix your belt
hai sahn —— class dismissed (also “hae cho”)
jonglee —— line up (also “ji hap” and “jung yul”)
kyung nae —— bow
ahnjoe —— sit
kool o angi —— kneel (kneeling)
bah ro angi —— sit in lotus position (yoga posture)
bahl bah kwah —— switch your stance (switch your feet)
koo ryung op see —— in your own time
seijak —— begin
shiuh —— relax
kalyeo —— break (or stop)
kae sok —— continue

























ridha Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu “sa’adatud-daarain” kebahagiaan dunia dan akhirat.




















