Akhirnya Ariel Mengakui Juga

Sang Fenomenal Ariel akhirnya angkat bicara. Disela istirahatnya Dia terlihat di sebuah warung, raut mukanya terlihat kuyu dan letih, sesekali menyeka keringatnya dengan handuk yang biasa di bawa saat latihan. Kakinya diselonjorkan karena tidak kuat menahan rasa cape dan pegal setelah di genjot terus selama hampir 2 jam full.

“Kenapa bisa sampai begitu ?” Tanyaku pelan, karena memang sudah lama saya mengenalnya.

“Entahlah… Sulit dijelaskan…” Desahnya, pelan sekali.

“Bener ga sih…” Tanyaku terhenti oleh suara motor yang kencang.

wreeennnnnngggggggg…!

“Apakah, ada orang yang sentimen padamu, bro?” Tanyaku hati-hati karena percaya, dalam kondisi cape dan frustasi siapa saja bisa sangat sensitif.

“Atau…ada penyebab lain yangmembuat iri padamu, dan… dia mencari berbagai cara untuk menjatuhkan engkau…”

“Tidak juga…”

“Terus…?” Kejarku.

“Hufffffffff … !” Ia menarik nafas panjang, sambil menerawang….

“Iya, aku merasa ini kekeliruan dan kesalahan terbesarku. Masak, baru 2 jam latihan aku sudah merasa lemas dan capek…kaki ku langsung pada pegal dan linu …

“Yaaa…h  ariel…ariel…   Kamu kan udah lama ga Latihan Taekwondo, jadi ya seperti ini, kaki pada pegal dan cepet capek !!!

Akhirnya Aku yang melatih ariel ga kuasa melihat wajahnya yang pucat, Aku putuskan latihan dihentikan, karena melihat begitu banyak orang yang kecewa dengan cerita ini ………….

Sekedar berbagi … keep smile…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s